Jumat, 22 Oktober 2010

TIP MEMILIH RUMAH HOSTING


TIP MEMILIH RUMAH HOSTING
Jika ingin membuat website, maka dengan sendirinya Anda akan berhubungan dengan rumah hosting. Apa itu hosting?
Hosting adalah server online yang menyediakan tempat untuk menyimpan data-data website seperti file berupa teks, gambar, video, aplikasi game, dan lain-lain. Untuk mendapatkan hosting, Anda bisa membelinya di rumah hosting atau provider hosting. Selain hosting, agar website nantinya bisa online dan diakses oleh semua orang, Anda juga memerlukan domain.
Domain adalah nama (address) dari website Anda. Contoh nama domain adalah anneahira.com, asianbrain.com, detik.com, dan lain-lain. Apa bedanya hosting dan domain? Secara sederhana dapat diumpamakan bahwa hosting adalah rumah, tempat menyimpan aneka macam barang, sedangkan domain adalah alamat di mana rumah Anda berada. Gampang, kan?
Selain menyediakan hosting, biasanya rumah hosting juga menyediakan domain yang bisa dibeli (sewa). Pada umumnya sewa hosting dan domain berjangka waktu satu tahun. Setelah lewat waktu tersebut, akan ada penawaran perpanjangan sewa.
Layaknya sebuah jual beli atau sewa menyewa, Anda perlu jeli dalam memilih rumah hosting. Karena setiap rumah hosting mempunyai kebijakan yang berbeda-beda. Hal tersebut berkaitan dengan servis selama Anda menggunakan hosting dan domain dari mereka. Berikut adalah tips bagaimana memilih rumah hosting untuk web Anda.
Tentukan Perkiraan Banyaknya Ruang Disk yang Dibutuhkan
Besarnya hosting dihitung berdasarkan byte. Pada umumnya sebuah website membutuhkan minimal 50 megabytes. Tetapi jika website Anda memuat banyak file gambar atau video, maka memerlukan hosting dengan kapasitas yang lebih, misalnya 500 megabytes.
Perlu diketahui semakin besar kapasitas hosting yang dibeli, maka akan berpengaruh terhadap kecepatan koneksi jika web kita diakses. Hanya saja, kapasitas hosting yang besar sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Pastikan Rumah Hosting Menyediakan Fitur Cpanel yang Lengkap
Jika membeli hosting, maka Anda akan mendapatkan akses ke administrator hosting. Akses administrator adalah kantor atau tempat di mana menyeting semua perlengkapan dasar website Anda, seperti untuk menginstall materi web dari server lokal (komputer Anda) ke server online (internet). Akses admin hosting itu biasanya disebut Cpanel (control panel).
Tanyakan pada pengelola rumah hosting, apakah cpanel tersebut mengakomodir semua bentuk/bahasa software web yang dipakai untuk membangun website Anda, seperti joomla, prestashop, magento, dan lain-lain.
Jangan sampai misalnya, ketika Anda membuat web dengan joomla di lokal server berhasil, tapi ketika akan diinstall di cpanel tidak bisa karena cpanel tersebut tidak mengakomodasi software joomla. Anda akan rugi.
Periksa Keunggulan Perusahaan Penyedia
Sebuah rumah hosting membawa reputasinya sendiri-sendiri. Untuk mengetahui apakah rumah hosting tersebut merupakan perusahaan yang unggul, Anda bisa memeriksanya melalui hal-hal berikut.
  • Harga hosting yang ditawarkan apakah murah? Bandingkan di tempat lain dengan kapasitas hosting yang sama.
  • Layanan custumer 24 jam. Rumah hosting yang bagus harus menyediakan layanan selama 24 jam, bukan 8 jam seperti jam kerja kantor. Layanan tersebut termasuk layanan jual beli, konsultasi teknis hosting, komplain, dan lain-lain. Demikian juga dengan kecepatan pelayanannya.
  • Bagaimana web rumah hosting itu sendiri. Apakah tampilannya terlihat profesional? Apakah halaman web-nya cepat untuk diakses?
Periksa berapa banyak konsumennya, tapi jangan baca testimoninya. Karena semua testimoni baik. Testimoni kekecewaan pelanggan tidak akan dipasang. Jangan sampai terkecoh

0 komentar:

Posting Komentar